Author 1
Walikota Yogya Puji SD Muhammadiyah Sapen: Sekolah Ini Sudah Mendunia
Predikat sebagai sekolah berkelas internasional bukan sekadar label di atas kertas bagi SD Muhammadiyah Sapen. Di hadapan ribuan wali murid dan tamu undangan dalam acara Tutup Tahun dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Sabtu (20/6/2026), Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo memuji reputasi sekolah ini yang dinilainya telah mendunia melampaui batas daerah.
Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian SD Muhammadiyah Sapen. "Saya sering berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia. Menariknya, ketika saya memperkenalkan diri berasal dari Yogyakarta, banyak yang langsung bertanya tentang SD Muhammadiyah Sapen. Ini menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah Sapen bukan hanya dikenal di Yogyakarta, tetapi sudah mendunia. Reputasi sekolah ini dibangun melalui prestasi, inovasi, dan kualitas pendidikan yang konsisten," ujar Hasto.
Walikota berharap SD Muhammadiyah Sapen terus menjadi pelopor pendidikan yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia.
Mengusung tema 'Sengguh Ora Mingkuh, The Journey of Future Innovators', kegiatan ini menjadi momentum penuh makna dalam mengantarkan para siswa menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Tema Sengguh Ora Mingkuh yang berasal dari falsafah luhur budaya Jawa mengandung nilai keteguhan hati, keberanian bertanggung jawab, serta komitmen untuk tidak menghindari tugas dan tantangan. Nilai tersebut dipadukan dengan semangat inovasi sebagai bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan yang dinamis dan penuh perubahan.
Acara berlangsung meriah dan khidmat. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Asrori SE MSi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal PDM Kota Yogyakarta, Prof Dr Ishafit MSi, Ketua Komite SD Muhammadiyah Sapen Prof Dr Wuri Wuryandani MPd, jajaran pimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Salah satu penampilan yang menjadi sorotan adalah drama kolosal yang melibatkan 280 siswa dan peluncuran logo Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS). Pertunjukan yang memadukan unsur budaya, kreativitas, teknologi, dan semangat generasi muda tersebut berhasil memukau seluruh hadirin. Drama kolosal ini menggambarkan perjalanan para siswa selama enam tahun menempuh pendidikan dasar sekaligus menjadi simbol kesiapan mereka dalam menyongsong masa depan sebagai generasi inovator.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan Sapen Award kepada siswa yang menunjukkan prestasi, dedikasi, dan kontribusi positif di berbagai bidang. Selain itu, penghargaan diberikan kepada siswa peraih hasil terbaik dalam tes kompetensi serta para siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Momen istimewa lainnya adalah penyerahan program Umrah for Asatidz kepada lima guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Sapen kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat Sengguh Ora Mingkuh. (Dev)
Foto: Sejumlah siswa berprestasi dari SD Muhammadiyah Sapen menerima penghargaan dalam acara Tutup Tahun dan Pelepasan Siswa Kelas VI. (Istimewa)
Berita Terkini
Siswa Moesa Creative Academy SD Muhammadiyah Sapen Tuai Apresiasi Menteri Pendidikan dalam Sarasehan Pendidikan
Muhammadiyah Sapen Universal School Resmi Diluncurkan, Hadirkan Sekolah Dasar Berstandar Global Berbasis Islam Berkemajuan
Drama Kolosal 280 Siswa Meriahkan Tutup Tahun Kelas VI SD Muhammadiyah Sapen
Walikota Yogya Puji SD Muhammadiyah Sapen: Sekolah Ini Sudah Mendunia
Berita Pilihan