Acceleration [PATAS] | Multitalent School of Yogya - SD Muhammadiyah Sapen

Acceleration [PATAS]
Acceleration [PATAS]
PROGRAM AKSELERASI (PATAS)
 
1. Patas dari Tahun ke tahun
 
Sejak tahun 1994 SD Muhammadiyah Sapen telah melaksanakan program akselerasi yang diberi nama program PATAS (cepat tuntas). Proses penyaringan Patas saat itu sangat ketat, dengan kriteria nilai akademik rata-rata 5 mapel minimal 9,0, Kelas 1 - 3 selalu juara 1, Test psikologis dan kesehatan.

Saat itu program patas berhasil meluluskan:
  1. Patas Lulusan Pertama : ( 1 siswa )
  2. Patas Lulusan Kedua : Elisa Nur Safrida ( 1 siswa)
Tahun Ajaran 2001/2002, SD Muhammadiyah Sapen melaksanakan Patas secara serentak dari kelas I sampai dengan kelas V, dengan data berikut :

NO KELAS TIPE PATAS JUMLAH TAHUN LULUS
1 V V / VI 3 2002/2003
2 IV IV / V 22 2003/2004
3 III III / IV 29 2004/2005
4 II II / III 45 2005/2006
5 I I / II 45 2006/2007
    Jumlah 145  
 
 
Ketika pemerintah mencanangkan program akselerasi pada tahun 2002, SD Muhammadiyah Sapen diberi amanat untuk mengelola kelas akselerasi yang diperkuat dengan SK Akselerasi dari Dirjen Dikdasmen Depdiknas No. 509/C/Kep.MN/2002. Dengan dasar tersebut SD Muhammadiyah Sapen dan Sekolah Binaannya (Sagan, Kauman, Patehan, Karangwaru, Nitikan, Gowongan, dan Papringan) melaksanakan Program Patas secara serentak dengan menggunakan Patas Pola 2 ( Tipe I/II Patas). Data siswa Patas untuk SD M. Sapen adalah sebanyak 40 siswa .

Tahun Ajaran 2003/2004 SD Muhammadiyah Sapen melaksanakan program akselerasi/patas dengan menggunakan Pola I (Tipe I-VI Patas) yakni pembelajaran selama 6 tahun diselesaikan dalam waktu 5 tahun untuk seluruh siswa kelas I. Pelaksanaan Patas inilah yang akhirnya menimbulkan permasalahan yang kompleks sampai sekarang.

Tahun Ajaran 2004/2005 SD Muhammadiyah Sapen tetap melaksanakan Patas Pola I seperti di atas untuk seluruh siswa kelas I.
Tahun Ajaran 2005/2006 SD Muhammadiyah Sapen mengevaluasi pelaksanaan Patas untuk no. 4 dan no.5 di atas yang tidak berjalan dengan baik, karena ternyata tidak semua siswa mampu mengikuti program Patas sehingga untuk kepentingan siswa maka Pola I disederhanakan menjadi Patas Tipe Lain yaitu Tipe 3 tahun menjadi 2 tahun dengan pertimbangan:

  1. Mencontoh Pelaksanaan Akselerasi Depdiknas dari tingkat SD, SMP, SMU yang menggunakan Tipe 3 tahun menjadi 2 tahun.
  2. Sebagai antisipasi adanya UAS Da/Nas bagi siswa kelas VI kelak.
  3. Materi kelas VI sangat berat bila dipataskan, apalagi peserta Patas pada saat itu sangat banyak.

Di samping itu Kesanggupan Orangtua ditambahkan poin bersedia dikembalikan ke kelas reguler apabila dalam perkembangannya tidak mampu mengikuti program Patas sesuai dengan ketentuan untuk menjaga kualitas Patas agar tetap baik. Dengan evaluasi tersebut dihasilkan Kelas Patas:

Patas Tipe III-IV-V 3 Kelas (142 siswa) sekarang 2 kelas ( 90 siswa)
Patas Tipe II-III-IV 2 Kelas (82 siswa) sekarang tetap 2 kelas (81 siswa)


2. Syarat Mengikuti Program Patas:

  1. Kelas A yang lolos seleksi akademik (rata-rata 5 mapel > 85) dengan rekomendasi wali kelas.
  2. Lolos Tes Psikotes (tes intelegensi umum/IQ > 130, tes kreatifitas dan tes inventori keterikatan/tanggungjwab terhadap tugas).
  3. Lolos Kesehatan.
  4. Surat Kesediaan Orang Tua untuk mengikuti Program Patas.
  5. Adanya pemantauan perkembangan kemampuan akademik, psikologis, sosial dan kesehatan.
 
 
Other News
 
Friday, 02 September, 2016
Sapen Launching Buku Antologi Puisi
Bentangan kain warna hitam memanjang di antara lorong-lorong sekolah. Berbagai karya puisi menggantung di tembok-tembok hitam bak pasar Ukaz di…
Thursday, 30 March, 2017
Megahnya International Supercamp 2017
Suasana bumi perkemahan dan lingkungan sekitar Candi Prambanan tampak disibukkan dengan lalu lalang panitia yang sibuk mempersiapkan segala hal berkaitan…
Wednesday, 07 December, 2016
Indonesia Timur Belajar pada Sapen
Dua hari ini, dua rombongan tamu datang ke SD Muhammadiyah Sapen. Kamis, 1/12, rombongan berjumlah 35 orang K3S Kab. Wajo,…
Monday, 02 May, 2016
Ketika Hari Libur Jadi Ladang Prestasi
Hari libur biasanya menjadi hari tenang bagi siapapun yang melakukannya. Hari libur berarti tidak ada aktivitas, tetapi menjadi waktu untuk…
 
 
 
Latest Agenda
 
 
Polling
Do you think this website has complete information?
Polling Result
Do Not Know
22
Less
84
Enough
46
Good
64
Excellent
887
 
 
Comparative Study
 
 
Link

Visitor Count:
839.941